Tampilkan postingan dengan label Kata Penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata Penelitian. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Desember 2010

10 Kelebihan Wanita Dibanding Pria

http://www.sulapmagic.com/images/wanitacantik.jpg

Kelebihan Wanita Dibanding Pria
Kebanyakan wanita tentunya mengagumi kaum lelaki.
Tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa ternyata wanita memiliki beberapa kelebihan yang mengagumkan dibandingkan dengan laki-laki.Hal tersebut dirangkum Cosmopolitandan berikut hasilnya:

1. Perempuan berevolusi menjadi semakin cantik.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita berevolusi menjadi lebih cantik, sementara laki-laki begitu-begitu saja. Dalam penelitian terhadap lebih dari dua ribuorang selama empat dekade, disimpulkan bahwa perempuan berpenampilan menarik memiliki anak 16 persen lebih banyak daripada yang berpenampilan biasa-biasa saja. Lebih lanjut lagi, ternyata kemungkinan wanita-wanita cantik tersebut memiliki anak perempuan sebagai anak pertama lebih besar 36 persen dari yanglainnya.

2. Perempuan lebih sering selamat dari kecelakaan mobil.
Hal ini menyedihkan, namun begitulah kenyataannya. Berdasarkan penelitian oleh Universitas Carnegie Mellon, di Pittsburgh, Amerika Serikat, laki-laki 77 persen lebih berisiko meninggal dalam kecelakaan mobil dibanding perempuan. Seharusnya, para pria berterimakasih pada wanita yang cerewet menyuruhnya mengenakan sabuk pengaman.
http://cantikwanita.files.wordpress.com/2010/03/wanita-cantik-dan-kecantikan-wanita.jpg

3. Perempuan lebih mudah merasa nyaman.
Berdasarkan survei pada dua ribu orang, ternyata wanita jauh lebih mudah membicarakan masalahnya dibandingkan laki-laki. Sebanyak 53 persen wanita membicarakan masalahnya pada teman-teman mereka, sementara laki-laki yangmenceritakan masalahnya hanya 29 persen.

4. Wanita lebih tahan resesi.
Menurut sebuah Biro Statistik Tenaga Kerja, sebanyak 80 persen orang yangkehilangan pekerjaan, sejak Desember 2007, adalah laki-laki. Hal ini kemungkinan disebabkan karena lapangan pekerjaan yang didominasi prialah yang paling keras terkena dampak resesi global. Memang menyebalkan, tetapi mungkin sudah waktunya kaum Adam beralih pekerjaan menjadi perawat atau guru

5. Wanita lebih sering lulus perguruan tinggi.
Seperti kita ketahui, wanita lebih banyak terdaftar di perguruan tinggi
dibandingkan laki-laki. Sebuah statistik mengungkapkan bahwa laki-laki yang lulusdan mendapatkan gelar sarjana juga ternyata lebih sedikit daripada wanita. Kebanyakan laki-laki ternyata membutuhkan waktu lebih lama dari lima tahun untuk menyelesaikan kuliah mereka.

6. Wanita makan lebih sehat.
Penelitian pada sekitar 14 ribu orang yang dilakukan oleh University of
Minnesota, AS, menunjukkan bahwa wanita lebih banyak memilih makanan sehat dibanding pria. Ketika pria lebih suka makan makanan beku atau cepat saji seperti daging merah dan pizza, para wanita justru menaruh sejumlah buah dan sayuran dalam piring mereka. Memang terdengar sehat, namun wanita juga harus mengobati kecanduannya pada coklat yang sulit dihilangkan.

7. Kekebalan tubuh wanita lebih kuat.
Tak heran bila laki-laki bertingkah layaknya seorang bayi ketika mereka
terserang flu. Kenyataannya, wanita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dibanding laki-laki. Ketika terjadi pertempuran dalam tubuh, wanita memiliki senjata rahasia yakni hormon estrogen. Penelitian dari McGill University, Kanada, menunjukkan bahwa estrogen dapat mengatasi enzim yang mengganggu pertahanan tubuh terhadap bakteri dan virus.
http://1.bp.blogspot.com/_OFpMX9dQxHs/TAuXHbiGl7I/AAAAAAAABd0/P79af2_-X74/s320/foto-cantik7.jpeg

8. Wanita berumur lebih panjang.
Di antara populasi dunia, sebanyak 85 persen orang yang berusia lebih dari 100 tahun adalah wanita. Menurut penelitian New England Centenarian, umumnya wanita hidup lima hingga 10 tahun lebih lama dibanding pria.

9. Wanita dapat menjadi bos yang lebih baik.
Hal ini mungkin sedikit kontroversial. Beberapa ahli dengan yakin
berpendapat bahwa kaum wanita dapat menjadi bos yang lebih hebat daripada laki-laki. Hal ini disebabkan karena wanita adalah pendengar dan mentor yang lebih baik. Selain itu, wanita juga dapat menyelesaikan masalah dengan lebih baik, danmengerjakan dua hingga tiga pekerjaan sekaligus. Dalam sebuah artikel Daily News, baru-baru ini, seorang ahli mengatakan bahwa saat ini perekonomian lebih berorientasi pada pelayanan, sehingga karyawan yang bisa menjadi penyemangat lebih diperlukan. Wanita dinilai sebagai penghubung yang lebih baik dibanding pria, serta lebih lihai dalam memberikan semangat kepada para pekerja.

10. Wanita berinvestasi lebih baik.
Penelitian pada 100 ribu portofolio menunjukkan bahwa investasi wanita lebih menghasilkan dibanding investasi pria. Perbandingannya adalah 18 persen dibanding 11 persen. Hal ini mungkin disebabkan karena wanita lebih berhati-hati dengan keputusan investasinya dan berpikir untuk jangka panjang.

sumber: http://jelajahunik.blogspot.com/2010/07/10-kelebihan-wanita-dibanding-pria.html

Jumat, 20 Agustus 2010

10 tipe siswa saat berhadapan dengan dunia maya

  • Center (pusat). Tipe seperti ini bernafas dan hidup di dunia maya. Jika ingin memberi konsekuensi atas perbuatan buruk yang ia lakukan, cukup jauhkan atau larang tipe siswa ini dari menggunakan computer atau HP maka dijamin tipe anak seperti ini akan sangat menderita.
  • Networkers (terhubung). Jika membuka internet hal yang akan dilakukannya adalah langsung menggunakannya untuk chat atau mencari teman sebanyak-banyaknya di facebook. Situs lain jangan harap akan pernah dibukanya.
  • Communicator (suka berkomunikasi). Menggunakan internet hanya untuk berkomunikasi lewat email, chat atau video konferensi
  • Seeker (pencari). Tipe ini adalah pencari informasi paling orsinil dan tidak banyak orang yang tahu. Tidak heran jika yang dibukanya adalah situs bawah tanah yang tidak banyak orang tahu.
  • Listener (pendengar). Tanyalah kepada anak tipe ini music-musik terbaru serta cara mendownloadnya, mereka langsung akan menunjukkan situs milik band terkenal yang memakai internet sebagai ajang promosi.
  • Schooler (anak sekolahan). Tipe anak ini hanya menggunakan internet untuk mencari bahan demi pelajarannya disekolah. Halaman facebok miliknya sendiri pun orang lain yang membuatkan. Website? Paling hanya youtube yang akan dibukanya
  • Gamer (pemain games). Tipe anak ini bermain game sampai jam 3 pagi dini hari.
  • Watcher (penonton). Tipe ini hanya akan menonton tayangan video yang lucu-lucu di internet, atau melihat film yang dlarang beredar di Indonesia.
  • Expresser (berekspresi). Anak tipe seperti ini akan menggunakan blog untuk menampung curahan hati serta puisi-puisi hasil perenungannya.
  • Informer (suka sekali dengan informasi terkini). Anak tipe seperti ini akan membaca Koran dan berdiskusi mengenai politik lewat internet.
Sumber: radicalparenting.com

Mukjizat Al-Quran Terhadap Organ Tubuh

Tentang mukjizat Al-Quran, Keluarbiasaan Al-Quran sudah banyak sekali dibahas dimana-mana. Membuktikan kitab teragung dan paling sempurna ini bukan sekedar kitab biasa apalagi merupakan buatan manusia.

Al-Quran pun memiliki kekuatan yang terbukti secara ilmiah memberi pengaruh positif bagi kesehatan,
Atikel berikut menjelaskannya,

Pengaruh Qur’an Terhadap Organ Tubuh

[Dievalusi dengan menggunakan perangkat elektronik]
Dr. Ahmad Al-Qadhiy (United States of America)
Ada menyeruak perhatian yang begitu besar terhadap kekuatan membaca Al-Qur’an, dan yang terlansir di dalam Al-Qur’an, dan pengajaran Rasulullah. Dan sampai beberapa waktu yang belum lama ini, belum diketahui bagaimana mengetahui dampak Al-Qur’an tersebut kepada manusia. Dan apakah dampak ini berupa dampak biologis ataukah dampak kejiwaan, ataukah malah keduanya, biologis dan kejiwaan.
Maka, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kami memulai sebuah penelitian tentang Al-Qur’an dalam pengulangan-pengulangan “Akbar” di kota Panama wilayah Florida. Dan tujuan pertama penelitian ini adalah menemukan dampak yang terjadi pada organ tubuh manusia dan melakukan pengukuran jika memungkinkan. Penelitian ini menggunakan seperangkat peralatan elektronik dengan ditambah komputer untuk mengukur gejala-gejala perubahan fisiologis pada responden selama mereka mendengarkan bacaan Al-Qur’an.
Penelitian dan pengukuran ini dilakukan terhadap sejumlah kelompok manusia:

1. Muslimin yang bisa berbahasa Arab.
2. Muslimin yang tidak bisa berbahasa Arab
3. Non-Islam yang tidak bisa berbahasa Arab.

Pada semua kelompok responden tersebut dibacakan sepotong ayat Al-Qur’an dalam bahasa Arab dan kemudian dibacakan terjemahnya dalam bahasa Inggris.

Dan pada setiap kelompok ini diperoleh data adanya dampak yang bisa ditunjukkan tentang Al-Qur’an, yaitu 97% percobaan berhasil menemukan perubahan dampak tersebut. Dan dampak ini terlihat pada perubahan fisiologis yang ditunjukkan oleh menurunnya kadar tekanan pada syaraf secara sprontanitas. Dan penjelasan hasil penelitian ini aku presentasikan pada sebuah muktamar tahunan ke-17 di Univ. Kedokteran Islam di Amerika bagian utara yang diadakan di kota Sant Louis Wilayah Mizore, Agustus 1984.

Dan benar-benar terlihat pada penelitian permulaan bahwa dampak Al-Qur’an yang kentara pada penurunan tekanan syaraf mungkin bisa dikorelasikan kepada para pekerja: Pekerja pertama adalah suara beberapa ayat Al-Qur’an dalam Bahasa Arab. Hal ini bila pendengarnya adalah orang yang bisa memahami Bahasa Arab atau tidak memahaminya, dan juga kepada siapapun (random). Adapun pekerja kedua adalah makna sepenggal Ayat Al-Qur’an yang sudah dibacakan sebelumnya, sampai walaupun penggalan singkat makna ayat tersebut tanpa sebelumnya mendengarkan bacaan Al-Qur’an dalam Bahasa Arabnya.

Adapun Tahapan kedua adalah penelitian kami pada pengulangan kata “Akbar” untuk membandingkan apakah terdapat dampak Al-Qur’an terhadap perubahan-perubahan fisiologis akibat bacaan Al-Qur’an, dan bukan karena hal-hal lain selain Al-Qur’an semisal suara atau lirik bacaan Al-Qur’an atau karena pengetahun responden bahwasannya yang diperdengarkan kepadanya adalah bagian dari kitab suci atau pun yang lainnya.

Dan tujuan penelitian komparasional ini adalah untuk membuktikan asumsi yang menyatakan bahwa “Kata-kata dalam Al-Qur’an itu sendiri memiliki pengaruh fisiologis hanya bila didengar oleh orang yang memahami Al-Qur’an . Dan penelitian ini semakin menambah jelas dan rincinya hasil penelitian tersebut.

Peralatan

Peralatan yang digunakan adalah perangkat studi dan evaluasi terhadap tekanan syaraf yang ditambah dengan komputer jenis Medax 2002 (Medical Data Exuizin) yang ditemukan dan dikembangkan oleh Pusat Studi Kesehatan Univ. Boston dan Perusahaan Dafikon di Boston. Perangkat ini mengevaluasi respon-respon perbuatan yang menunjukkan adanya ketegangan melalui salah satu dari dua hal: (i) Perubahan gerak nafas secara langsung melalui komputer, dan (ii) Pengawasan melalui alat evaluasi perubahan-perubahan fisiologis pada tubuh. Perangkat ini sangat lengkap dan menambah semakin menguatkan hasil validitas hasil evaluasi.
Subsekuen:
  1. Program komputer yang mengandung pengaturan pernafasan dan monitoring perubahan fisiologis dan printer.
  2. Komputer Apple 2, yaitu dengan dua floppy disk, layar monitor dan printer.
  3. Perangkat monitoring elektronik yang terdiri atas 4 chanel: 2 canel untuk mengevaluasi elektrisitas listrik dalam otot yang diterjemahkan ke dalam respon-respon gerak syaraf otot; satu chanel untuk memonitor arus balik listrik yang ke kulit; dan satu chanel untuk memonitor besarnya peredaran darah dalam kulit dan banyaknya detak jantung dan suhu badan.
Berdasarkan elektrisitas listrik dalam otot-otot, maka ia semakin bertambah yang menyebabkan bertambahnya cengkeraman otot. Dan untuk memonitor perubahan-perubahan ini menggunakan kabel listrik yang dipasang di salah satu ujung jari tangan.

Adapun monitoring volume darah yang mengalir pada kulit sekaligus memonitor suhu badan, maka hal itu ditunjukkan dengan melebar atau mengecilnya pori-pori kulit. Untuk hal ini, menggunakan kabel listrik yang menyambung di sekitar salah satu jari tangan. Dan tanda perubahan-perubahan volume darah yang mengalir pada kulit terlihat jelas pada layar monitoryang menunjukkan adanya penambahan cepat pada jantung. Dan bersamaan dengan pertambahan ketegangan, pori-pori mengecil, maka mengecil pulalah darah yag mengalir pada kulit, dan suhu badan, dan detak jantung.

Metode dan Keadaan yang digunakan:

Percobaan dilakukan selama 210 kali kepada 5 responden: 3 laki-laki dan 2 perempuan yang berusia antara 40 tahun dan 17 tahun, dan usia pertengahan 22 tahun.

Dan setiap responden tersebut adalah non-muslim dan tidak memahami bahasa Arab. Dan percobaan ini sudah dilakukan selama 42 kesempatan, dimana setiap kesempatannya selama 5 kali, sehingga jumlah keseluruhannya 210 percobaan. Dan dibacakan kepada responden kalimat Al-Qur’an dalam bahasa Arab selama 85 kali, dan 85 kali juga berupa kalimat berbahasa Arab bukan Al-Qur’an. Dan sungguh adanya kejutan/shock pada bacaan-bacaan ini: Bacaan berbahasa Arab (bukan Al-Qur’an) disejajarkan dengan bacaan Al-Qur’an dalam lirik membacanya, melafadzkannya di depan telingga, dan responden tidak mendengar satu ayat Al-Qur’an selama 40 uji-coba. Dan selama diam tersebut, responden ditempatkan dengan posisi duduk santai dan terpejam. Dan posisi seperti ini pulalah yang diterapkan terhadap 170 uji-coba bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur’an.

Dan ujicoba menggunakan bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur’an seperti obat yang tidak manjur dalam bentuk mirip seperti Al-Qur’an, padahal mereka tidak bisa membedakan mana yang bacaan Al-Qur’an dan mana yang bacaan berbahasa Arab bukan Al-Qur’an. Dan tujuannya adalah utuk mengetahui apakah bacaan Al-Qur’an bisa berdampak fisiologis kepada orang yang tidak bisa memahami maknanya. Apabila dampak ini ada (terlihat), maka berarti benar terbukti dan dampak tidak ada pada bacaan berbahasa Arab yang dibaca murottal (seperti bacaan Imam Shalat) pada telinga responden.

Adapun percobaan yang belum diperdengarkan satu ayat Al-Qur’an kepada responden, maka tujuannya adalah untuk mengetahui dampak fisiologis sebagai akibat dari letak/posisi tubuh yang rileks (dengan duduk santai dan mata terpejam).

Dan sungguh telah kelihatan dengan sangat jelas sejak percobaan pertama bahwasannya posisi duduk dan diam serta tidak mendegarkan satu ayat pun, maka ia tidak mengalami perubahan ketegangan apapun. Oleh karena itu, percobaan diringkas pada tahapan terakhir pada penelitian perbandingan terhadap pengaruh bacaan Al-Qur’an dan bacaan bahasa Arab yang dibaca murottal seperti Al-Qur’an terhadap tubuh.

Dan metode pengujiannya adalah dengan melakukan selang-seling bacaan: dibacakan satu bacaan Al-Qur’an, kemudian bacaan vahasa Arab, kemudian Al-Qur’an dan seterusnya atau sebaliknya secara terus menerus.

Dan para responden tahu bahwa bacaan yang didengarnya adalah dua macam: Al-Qur’an dan bukan Al-Qur’an, akan tetapi mereka tidak mampu membedakan antara keduanya, mana yang Al-Qur’an dan mana yang bukan.

Adapun metode monitoring pada setiap percobaan penelitian ini, maka hanya mencukupkan dengan satu chanel yaitu chanel monitoring elektrisitas listrik pada otot-otot, yaitu dengan perangkat Midax sebagaimana kami sebutkan di atas. Alat ini membantu menyampaikan listrik yang ada di dahi.
Dan petunjuk yang sudah dimonitor dan di catat selama percobaan ini mengadung energi listrik skala pertengahan pada otot dibandingkan dengan kadar fluktuasi listrik pada waktu selama percobaan. Dan sepanjang otot untuk mengetahui dan membandingkan persentase energi listrik pada akhir setiap percobaan jika dibandingkan keadaan pada awal percobaan. Dan semua monitoring sudah dideteksi dan dicatat di dalam komputer.

Dan sebab kami mengutamakan metode ini untuk memonitor adalah karena perangkat ini bisa meng-output angka-angka secara rinci yang cocok untuk studi banding, evaluasi dan akuntabel..
Pada satu ayat percobaan, dan satu kelompok percobaan perbandingan lainnya mengandung makna adanya hasil yang positif untuk satu jenis cara yang paling kecil sampai sekecil-kecilnya energi listrik bagi otot. Sebab hal ini merupakan indikator bagusnya kadar fluktuasi ketegangan syaraf, dibandingkan dengan berbagai jenis cara yang digunakan responden tersebut ketika duduk.
Hasil Penelitian

Ada hasil positif 65% percobaan bacaan Al-Qur’an. Dan hal ini menunjukkan bahwa energi listrik yang ada pada otot lebih banyak turun pada percobaan ini. Hal ini ditunjukkan dengan dampak ketegangan syaraf yang terbaca pada monitor, dimana ada dampak hanya 33 % pada responden yang diberi bacaan selain Al-Qur’an.

Pada sejumlah responden, mungkin akan terjadi hasil yang terulang sama, seperti hasil pengujian terhadap mendengar bacaan Al-Qur’an. Oleh karena itu, dilakukan ujicoba dengan diacak dalam memperdengarkannya (antara Al-Qur’an dan bacaan Arab) sehingga diperoleh data atau kesimpulan yang valid.

Pembahasan Hasil Penelitian dan Kesimpulan

Sungguh sudah terlihat jelas hasil-hasil awal penelitian tentang dampak Al-Qur’an pada penelitian terdahulu bahwasanya Al-Qur`an memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap syaraf. dan mungkin bisa dicatat pengaruh ini sebagai satu hal yang terpisah, sebagaimana pengaruh inipun terlihat pada perubahan energi listrik pada otot-otot pada organ tubuh. dan perubah-perubahan yang terjadi pada kulit karena energi listrik, dan perubahan pada peredaran darah, perubahan detak jantung, voleme darah yang mengalir pada kulit, dan suhu badan.

Dan semua perubahan ini menunjukan bahwasanya ada perubahan pada organ-organ syaraf otak secara langsung dan sekaligus mempengaruhi organ tubuh lainnya. Jadi, ditemukan sejumlah kemungkinan yang tak berujung ( tidak diketahui sebab dan musababnya) terhadap perubahan fisiologis yang mungkin disebabkan oleh bacaan Al-Qur`an yang didengarkannya.

Oleh karena itu sudah diketahui oleh umum bahwasanya ketegangan-ketegangan saraf akan berpengaruh kepada dis-fungsi organ tubuh yang dimungkinkan terjadi karena produksi zat kortisol atau zat lainnya ketika merespon gerakan antara saraf otak dan otot. Oleh karena itu pada keadaan ini pengaruh Al-Qur`an terhadap ketegangan saraf akan menyebabkan seluruh badannya akan segar kembali, dimana dengan bagusnya stamina tubuh ini akan menghalau berbagai penyakit atau mengobatinya. Dan hal ini sesuai dengan keadaan penyakit tumor otak atau kanker otak.
Juga, hasil uji coba penelitian ini menunjukan bahwa kalimat-kalimat Al-Qur`an itu sendiri memeliki pengaruh fisiologis terhadap ketegangan organ tubuh secara langsung, apalagi apabila disertai dengan mengetahui maknanya.

Dan perlu untuk disebutkan disini bahwasanya hasil-hasil penelitian yang disebutkan diatas adalah masih terbatas dan dengan responden yang juga terbatas.

Dari : http://blog.aldohas.com/mukjizat-al-quran-terhadap-organ-tubuh/

Menurut Penelitian Makanan Asin Menyebabkan Kanker Perut?

Mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar garam tinggi, dapat meningkatkan resiko kanker perut hingga 10 persen. Ini merupakan kesimpulan dari penelitian yang di lakukan oleh beberapa ahli dari Korea Selatan yang telah melakukan riset terhadap lebih dari 2 juta manusia
Kanker perut atau kanker gastrik (kanker lambung), seperti juga banyak tipe penyakit kanker yang menyerang banyak orang di dunia, sejumlah penelitian menemukan hubungan antara makanan asin dan kanker perut. Mekanisme dari terjadinya kanker perut memang belum jelas di ketahui, namun para ahli menyarankan untuk membatasi mengkonsumsi makanan asin sebagai tindak pencegahan kanker perut

Melalui risetnya, Kim berserta team Jeongseon dari National Cancer Center Research Institute memeriksa akibat dari gambar yang timbul pada kanker gastrik pada lebih dari 2 juta orang di Korea Selatan, semua responden memberikan informasi mengenai diet dan gaya hidup mereka, mereka juga melakukan cek-up antara tahun 1996 dan 1997

Menurut data yang telah terkumpul dari para responden itu, lebih dari 7 tahun, 9.620 pria dan 2.773 wanita menderita kanker perut, sementara, menurut Kim berserta timnya, orang yang suka mengkonsumsi makanan bergaram mempunyai resiko 10 persen lebih besar terserang kanker perut
Melihat hasil studi tersebut, Dr Al B Benson, spesialis kanker gastrik dari Chicago, USA, yang tidak ikut serta dalam riset tersebut memeberi pernyataan kritis, katanya: Hasil penelitian tersebut tidak dapat menampilkan hubungan antara makanan bergaram dengan kanker gastrik secara jelas
Ia mengatakan, sebuah studi di Jepang menunjukkan bahwa sodium dalam bentuk tablet garam mempunyai hubungan dengan penyakit Kardiovascular (mengenai jantung dan urat2 darah), bukan kanker, dan makanan bergaram/asin seperti Ikan yang telah di olah mempunyai hubungan dengan kanker

Lebih lanjut Benson mengatakan, “Yang perlu dikethui ialah penggunaan garam pada makanan, seperti asinan dan makanan yang dibuat dari asinan, memberi masalah pada kesehatan”
Namun begitu, ia mengatakan, pengaturan dalam mengkonsumsi garam jauh lebih bermanfaat bagi pencegahan penyakit tekanan darah (blood presure)

Dari : http://rumahabi.info/menurut-penelitian-makanan-asin-menyebabkan-kanker-perut.html